Social media is changing how kids dream

Mimpi Anak yang Diubah oleh Media Sosial

Hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa banyak siswa, mulai dari Norwegia hingga Wisconsin, kini memilih pekerjaan masa depan mereka melalui media sosial. Hal ini terjadi karena siswa menonton TikTok atau YouTube setiap hari dan sangat terpengaruh oleh para tokoh media sosial. Faktanya, lebih dari 60% siswa yang berpartisipasi dalam survei antara tahun 2021 dan 2024 menyatakan bahwa mereka ingin menjadi influencer atau menentukan jalur karier secara daring. Namun, mengingat kenyataan bahwa banyak kreator yang sebenarnya berpenghasilan rendah, muncul saran agar sekolah memperbarui metode konseling karier mereka untuk mencerminkan perubahan dunia modern.
New research shows students from Norway to Wisconsin
Hasil penelitian terbaru terhadap siswa dari Norwegia hingga Wisconsin telah dirilis.New research penelitian baru / students from ~ siswa asal ~
now choose their future jobs using social media.
Dikatakan bahwa saat ini mereka memilih jalur karier setelah melihat media sosial.choose future jobs memilih pekerjaan masa depan / using social media menggunakan media sosial
Over 60% of students surveyed between 2021 and 2024
Lebih dari 60% siswa yang disurvei antara tahun 2021 dan 2024,Over 60% lebih dari 60% / students surveyed siswa yang disurvei
want to be influencers or picked a career online.
bercita-cita menjadi influencer atau mencari pekerjaan melalui internet.want to be influencers ingin menjadi influencer / picked a career memilih karier
This happens because students watch TikTok or YouTube every day.
Fenomena ini terjadi karena mereka menonton TikTok atau YouTube setiap hari.watch TikTok or YouTube menonton TikTok atau YouTube
They learn about work from social media personalities.
Mereka belajar tentang dunia kerja melalui para tokoh media sosial.learn about work belajar tentang pekerjaan / social media personalities tokoh media sosial
However, school career surveys usually suggest traditional jobs
Namun, survei karier di sekolah biasanya menyarankan pekerjaan tradisional.career surveys survei karier / suggest traditional jobs menyarankan pekerjaan tradisional
like an electrician or an accountant instead.
Misalnya seperti pekerjaan teknisi listrik atau akuntan.electrician teknisi listrik / accountant akuntan
These surveys often use programs created before social media.
Survei-survei ini seringkali menggunakan program yang dibuat sebelum adanya media sosial.often use programs sering menggunakan program / created before dibuat sebelum
One 17-year-old student in Wisconsin said that
Seorang siswa berusia 17 tahun di Wisconsin berpendapat demikian.17-year-old student siswa berusia 17 tahun
these school tests are a "waste of time."
Ia mengatakan bahwa tes sekolah seperti itu hanyalah buang-buang waktu.school tests tes sekolah / waste of time membuang-buang waktu
Many kids want to be famous and think that
Banyak anak ingin menjadi terkenal,want to be famous ingin menjadi terkenal
influencers make a lot of money.
dan mereka berpikir bahwa influencer menghasilkan banyak uang.make a lot of money menghasilkan banyak uang
But the reality is very different for these creators,
Namun, kenyataan bagi para kreator ini sangatlah berbeda.reality is very different kenyataannya sangat berbeda / these creators para kreator ini
because nearly half of them earn less than 15,000 dollars.
Sebab, hampir separuh dari mereka berpenghasilan kurang dari 15.000 dolar.nearly half hampir separuh / earn less than ~ menghasilkan kurang dari ~
This means many young people dream of a job
Pada akhirnya, banyak anak muda memimpikan sebuah pekerjaan,dream of a job memimpikan sebuah pekerjaan
that does not pay well for most people.
yang sebenarnya tidak memberikan penghasilan besar bagi kebanyakan orang.does not pay well gajinya tidak besar / for most people bagi kebanyakan orang
Experts say schools should update their advice so that
Para ahli mengatakan sekolah harus memperbarui saran karier mereka.Experts say kata para ahli / update their advice memperbarui saran mereka
students can understand the modern world.
Agar para siswa dapat memahami dunia modern dengan lebih baik.understand the modern world memahami dunia modern

Quiz 🧠

Q1. Most online influencers earn a lot of money.
①True
②False
Lihat jawaban

✅ False

Sebagian besar kreator daring tidak menghasilkan banyak uang, dan sering kali berpenghasilan kurang dari 15.000 dolar per tahun.

Most online creators actually earn very little money, often less than 15,000 dollars a year.

Q2. What does 'traditional' mean in 'traditional jobs'?
①classic and usual
②very modern
③dangerous
④unpopular
Lihat jawaban

✅ classic and usual

'Traditional' berarti cara tradisional atau lazim yang telah ada sejak lama.

Traditional means following ideas, customs, or job types that have existed for a long time.

Q3. Why should schools update their career tests for students today?
①To match modern jobs
②To stop online videos
③To make tests harder
④To save paper
Lihat jawaban

✅ To match modern jobs

Siswa saat ini memperoleh informasi karier dari internet, sehingga sekolah juga perlu memberikan bimbingan yang sesuai dengan dunia modern.

Students learn about work online now, so schools need advice that fits today's digital world.

Dialogue 🎧

James: Charlotte, I saw a drawing by a second grader that actually surprised me.
James: Charlotte, aku baru saja melihat gambar yang dibuat oleh siswa kelas 2 SD dan aku sangat terkejut.
Charlotte: Was it a monster? Or maybe the YouTube logo?
Charlotte: Apa gambarnya monster? Atau logo YouTube?
James: It was the logo! A child in Norway drew it because they want to be famous.
James: Tebakanmu benar, itu logo YouTube! Seorang anak di Norwegia menggambarnya karena ia ingin menjadi terkenal.
Charlotte: It is not just Norway. Researchers found that kids in Wisconsin want the same thing.
Charlotte: Bukan cuma di Norwegia saja. Menurut para peneliti, anak-anak di Wisconsin juga menginginkan hal yang sama.
James: Really? I thought kids still wanted to be astronauts or professional athletes.
James: Benarkah? Kupikir anak-anak masih bercita-cita menjadi astronot atau atlet profesional.
Charlotte: A study surveyed students between 2021 and 2024. Over 60% chose careers based on social media.
Charlotte: Ada survei terhadap siswa antara tahun 2021 dan 2024. Hasilnya, lebih dari 60% siswa memilih pekerjaan mereka berdasarkan apa yang mereka lihat di media sosial.
James: That is a huge number! My social media feed is just for watching cat videos.
James: Angka yang luar biasa besar! Padahal isi media sosialku cuma video kucing saja.
Charlotte: They watch TikTok and YouTube every day. They learn about different jobs from online personalities.
Charlotte: Anak-anak menonton TikTok atau YouTube setiap hari. Mereka belajar tentang berbagai pekerjaan dari para influencer daring.
James: But don't schools help them? I remember taking those career surveys in high school.
James: Tapi bukankah sekolah membantu mengarahkan mereka? Aku ingat dulu pernah ikut tes bakat saat SMA.
Charlotte: One 17-year-old student in Wisconsin said those tests are just a "waste of time."
Charlotte: Seorang siswa berusia 17 tahun di Wisconsin bilang kalau tes seperti itu cuma 'buang-buang waktu'.
James: Ouch. Why are the school tests so unhelpful for them?
James: Wah, jujur sekali ya. Kenapa tes di sekolah dianggap tidak membantu?
Charlotte: They suggest traditional jobs like an electrician or an accountant. Many programs were made before social media.
Charlotte: Karena sekolah biasanya cuma menyarankan pekerjaan tradisional seperti teknisi listrik atau akuntan. Banyak programnya yang dibuat bahkan sebelum media sosial ada.
James: Right, my old school survey told me to be a librarian. I hate sitting still!
James: Benar juga, dulu hasil tes sekolahku menyarankan aku jadi pustakawan. Padahal aku sangat benci duduk diam!
Charlotte: Exactly. There is a big disconnect between school advice and the modern world kids live in.
Charlotte: Nah, itulah masalahnya. Ada jarak yang lebar antara saran dari sekolah dengan dunia modern tempat anak-anak ini hidup.
James: But being an influencer sounds like a dream job with easy money.
James: Tapi menjadi influencer terdengar seperti pekerjaan impian yang bisa menghasilkan uang dengan mudah, kan?
Charlotte: The reality is very different. Nearly half of all content creators earn less than 15,000 dollars.
Charlotte: Kenyataannya sangat berbeda. Hampir separuh konten kreator dikabarkan berpenghasilan kurang dari 15.000 dolar.
James: That is much lower than I expected. Most of them won't even make a living.
James: Ternyata jauh lebih sedikit dari bayanganku. Kebanyakan dari mereka pasti sulit untuk sekadar mencukupi kebutuhan hidup.
Charlotte: Experts say schools must update their advice. Students need to understand how the modern world works.
Charlotte: Para ahli bilang sekolah harus memperbarui materi konseling karier. Siswa perlu memahami bagaimana dunia modern bekerja.
James: I agree. It is good to have big dreams, but kids need the full picture.
James: Aku setuju. Punya mimpi besar itu bagus, tapi anak-anak juga perlu tahu situasi yang sebenarnya secara menyeluruh.
Charlotte: Definitely. We need to bridge the gap between a TikTok video and a real career.
Charlotte: Tepat sekali. Kita perlu menjembatani celah antara apa yang mereka lihat di video TikTok dengan realitas pekerjaan yang sebenarnya.

Pelajari berita ini di aplikasi