Michael: Emma, did you see this? Many people are fighting to stop new data centers across the US.
Michael: Emma, sudah lihat ini? Katanya banyak orang di seluruh AS yang berjuang menghentikan pembangunan data center baru.
Emma: I did. Critics say these giant 'server farms' destroy the environment and waste electricity.
Emma: Sudah lihat. Para kritikus bilang 'server farm' raksasa ini merusak lingkungan dan memboroskan listrik.
Michael: Wait, destroy it? I thought politicians called these buildings economic miracles for towns.
Michael: Tunggu sebentar, merusak? Bukannya para politisi menyebut bangunan ini sebagai keajaiban ekonomi bagi masyarakat?
Emma: That is often misleading. Politicians use these projects just to gain more votes.
Emma: Itu sering kali hanya kata-kata untuk mengelabui orang. Politisi terkadang memanfaatkan proyek ini hanya demi mendulang suara.
Michael: How can a building be a miracle and a disaster? This doesn't make sense.
Michael: Bagaimana bisa satu proyek dianggap keajaiban sekaligus bencana? Aku tidak mengerti.
Emma: It is serious. One center in Memphis used gas and made local air pollution jump.
Emma: Ini masalah serius. Sebuah pusat data di Memphis menggunakan gas dan membuat tingkat polusi udara di sana melonjak tajam.
Michael: Did the pollution jump a lot? I want to know the facts.
Michael: Polusinya separah itu? Aku ingin tahu fakta yang sebenarnya.
Emma: It jumped by 79 percent. However, other centers use clean wind or solar energy.
Emma: Katanya melonjak sampai 79 persen. Tapi, ada juga pusat data yang menggunakan energi bersih seperti angin atau matahari.
Michael: That 79 percent jump is terrifying. But what about the water they use?
Michael: Naik 79 persen itu menakutkan sekali. Lalu, bagaimana dengan penggunaan airnya?
Emma: Most modern centers use a 'closed-loop' system. They use water over and over.
Emma: Pusat data yang dibangun sekarang kebanyakan menggunakan sistem 'closed-loop'. Jadi airnya digunakan terus-menerus.
Michael: So the idea that they waste all our water is just noise?
Michael: Jadi, kabar kalau mereka memboroskan air itu cuma rumor tanpa dasar?
Emma: Yes. US golf courses use 33 times more water than these data centers do.
Emma: Benar. Lapangan golf di Amerika Serikat bahkan menggunakan air 33 kali lebih banyak daripada data center.
Michael: Thirty-three times more? That is a wild fact. I am totally confused now.
Michael: 33 kali lipat? Luar biasa. Sekarang aku benar-benar bingung.
Emma: The real tension is actually about money and jobs. It is very dramatic.
Emma: Konflik yang sebenarnya itu soal uang dan lapangan kerja. Persaingannya sangat ketat.
Michael: But don’t these huge projects save the town’s economy with new jobs?
Michael: Tapi bukankah proyek besar seperti ini biasanya menciptakan lapangan kerja dan menghidupkan ekonomi lokal?
Emma: There is a catch. They create many building jobs only at the very start.
Emma: Ada jebakannya. Tenaga kerja yang banyak itu cuma dibutuhkan saat masa konstruksi awal saja.
Michael: So most of those workers leave after the building is finished?
Michael: Berarti setelah bangunannya jadi, sebagian besar pekerjanya pergi?
Emma: Yes. They create very few permanent jobs for the local people later.
Emma: Ya. Nantinya hampir tidak ada lapangan kerja tetap bagi penduduk setempat.
Michael: Why are there so few permanent jobs? It is a giant building!
Michael: Kenapa lapangan kerja tetapnya sedikit sekali? Padahal bangunannya sangat besar!
Emma: A data center is one of the least labor-heavy buildings you can find.
Emma: Karena data center adalah salah satu jenis bangunan yang paling sedikit membutuhkan tenaga manusia.
Michael: So the town might get very little in return for all that noise?
Michael: Kalau begitu, keuntungan bagi masyarakat mungkin tidak seberapa dibandingkan kehebohan yang ditimbulkan?
Emma: If the tax rules are weak, the town definitely gets a bad deal.
Emma: Jika aturan pajaknya longgar, itu jelas merugikan bagi masyarakat setempat.
Michael: It sounds like these centers can be a win or a total loss.
Michael: Berarti pusat data ini bisa jadi berkah atau malah jadi bumerang ya.
Emma: Exactly. A town must check the facts before they say yes to a miracle.
Emma: Tepat sekali. Kita harus benar-benar meneliti faktanya sebelum setuju dengan istilah 'keajaiban' itu.