Is your skincare routine hurting your face?

Waspada Skincare Perusak Kulit!

Belakangan ini, makin banyak orang mengalami 'perioral dermatitis'—ruam merah di sekitar mulut—akibat penggunaan skincare yang berlebihan. Penggunaan bahan aktif kuat seperti retinol atau acids secara berlebih dapat merusak skin barrier. Gejala ini, yang juga pernah diungkapkan oleh aktris Amanda Seyfried, sekilas tampak seperti jerawat namun disertai rasa panas menyengat dan kulit yang terasa tertarik. Para ahli merekomendasikan 'zero therapy', yaitu menghentikan semua produk skincare dan hanya menggunakan pembersih wajah yang lembut untuk membantu pemulihan alami kulit.
Have you noticed small red bumps around your mouth lately?
Pernahkah Anda melihat bintik merah di sekitar mulut belakangan ini?
You might be using too much skincare on your face.
Mungkin Anda menggunakan terlalu banyak produk skincare pada wajah.
Experts say many people are now damaging their skin with complex routines.
Kabarnya, rutinitas perawatan yang rumit justru sering merusak kulit.
This painful skin condition is called perioral dermatitis.
Kondisi menyakitkan ini disebut dengan 'perioral dermatitis'.
It happens because modern products are too powerful for our skin.
Hal ini terjadi karena produk modern saat ini cenderung terlalu keras bagi kulit kita.
Ingredients like retinol and acids can break the skin's protective barrier.
Bahan seperti retinol atau acids dapat merusak skin barrier.
Our skin gets overwhelmed when we use too many active ingredients.
Kulit akan kewalahan jika kita menggunakan terlalu banyak bahan aktif.
Dr. Anjali Mahto says this is now a very common problem.
Masalah ini sekarang sudah menjadi fenomena yang sangat umum.
Even famous actors like Amanda Seyfried have spoken about this issue.
Bahkan aktris ternama seperti Amanda Seyfried pernah mengeluhkan masalah ini.
The rash looks like acne but feels tight and burning.
Ruamnya terlihat seperti jerawat, tetapi terasa kencang dan panas menyengat.
Surprisingly, even mint toothpaste or natural oils can trigger the redness.
Yang mengejutkan, pasta gigi mint atau minyak alami pun bisa memicu kemerahan tersebut.
One writer found that 'clean beauty' products made her skin freak out.
Seorang penulis menemukan bahwa produk 'clean beauty' justru membuat kulitnya bermasalah parah.
To fix it, doctors suggest stopping all products for a short time.
Untuk mengatasinya, dokter menyarankan berhenti menggunakan semua produk untuk sementara waktu.
This is called 'zero therapy,' where you only use a mild cleanser.
Metode ini disebut 'zero therapy', di mana Anda hanya menggunakan pembersih wajah yang lembut.
Healthy skin needs balance instead of many expensive bottles.
Kulit yang sehat lebih membutuhkan keseimbangan daripada deretan botol skincare mahal.
Sometimes, doing less is the best way to heal.
Terkadang, mengurangi perawatan adalah cara paling efektif untuk penyembuhan.
Remember that your skin's health is more important than a perfect look.
Ingatlah bahwa kesehatan kulit jauh lebih penting daripada sekadar penampilan yang sempurna.

Quiz 🧠

Q1. Using too many strong beauty products can damage your skin.
①True
②False
Lihat jawaban

✅ True

Menggunakan terlalu banyak produk berkandungan keras dapat merusak lapisan pelindung kulit dan menimbulkan masalah kulit.

Strong active ingredients can hurt the skin's barrier and cause painful red rashes.

Q2. What does 'trigger' mean in 'trigger the redness'?
①cause
②stop
③hide
④clean
Lihat jawaban

✅ cause

'Trigger' berarti 'memicu' atau 'menyebabkan' suatu reaksi atau masalah dimulai.

To trigger something means to make a reaction start or happen.

Q3. Why do skin doctors suggest stopping all products when a face rash appears?
①To let skin heal
②To buy new makeup
③To save time
④To change skin color
Lihat jawaban

✅ To let skin heal

Menghentikan penggunaan produk yang mengiritasi dapat membantu kulit memulihkan lapisan pelindung alaminya.

Resting without harsh ingredients helps the skin rebuild its natural protective barrier.

Dialogue 🎧

James: Emma, have you noticed those small red bumps around people's mouths lately? I read that it is a growing problem.
James: James, pernah lihat bintik-bintik merah kecil di sekitar mulut orang belakangan ini? Sepertinya masalah ini lagi cukup serius, ya.
Emma: I have! It is called perioral dermatitis. It is often caused by using too much skincare on your face.
Emma: Iya, aku pernah lihat! Itu namanya 'perioral dermatitis'. Biasanya terjadi karena terlalu berlebihan pakai skincare.
James: Wait, using products makes it worse? I thought skincare was supposed to help our faces.
James: Tunggu, pakai skincare malah bisa berakibat buruk? Padahal aku pikir rajin merawat kulit pasti bikin hasilnya lebih bagus.
Emma: Usually, yes. But many people are now damaging their skin with complex routines. Modern products are too powerful.
Emma: Normalnya memang begitu. Tapi sekarang banyak orang yang justru merusak kulit karena tahapan perawatan yang terlalu rumit. Produk-produk saat ini bahannya sangat kuat.
James: Which ingredients are the problem? I use a lot of different serums every night.
James: Bahan apa saja yang biasanya jadi masalah? Aku sendiri pakai beberapa jenis serum setiap malam.
Emma: Ingredients like retinol and acids are the main ones. They can break your skin's protective barrier quite easily.
Emma: Retinol dan bahan asam atau acids adalah contoh utamanya. Bahan-bahan ini bisa dengan mudah merusak skin barrier.
James: So our skin just gets overwhelmed by all these active ingredients? That sounds painful.
James: Jadi maksudnya kulit tidak sanggup menanggung bahan-bahan sekuat itu? Pasti rasanya sakit sekali.
Emma: It is very painful. Dr. Anjali Mahto says it is now one of the most common issues she treats.
Emma: Benar, perih sekali. Menurut Dr. Anjali Mahto, ini adalah salah satu keluhan paling umum yang dia tangani dari pasiennya saat ini.
James: Is it just for regular people? Or do famous people get these red bumps too?
James: Apakah ini hanya terjadi pada orang biasa, atau publik figur juga mengalaminya?
Emma: Even famous actors like Amanda Seyfried have spoken about it. It does not matter how much money you have.
Emma: Aktris terkenal seperti Amanda Seyfried pun pernah bicara soal masalah ini. Jadi, ini bukan masalah punya banyak uang atau tidak.
James: The article said the rash looks like acne. How can you tell the difference?
James: Di artikel tertulis ruamnya mirip jerawat. Apa bedanya?
Emma: Acne involves blocked pores. This rash feels tight and burning, while acne is usually just oily spots.
Emma: Kalau jerawat itu karena pori-pori tersumbat, tapi ruam ini bikin kulit terasa kencang dan panas. Jerawat juga biasanya muncul di area yang berminyak.
James: I read that even mint toothpaste can trigger the redness. That is so surprising to me!
James: Aku bahkan baca kalau pasta gigi mint bisa memicu kemerahan ini. Wah, benar-benar tidak disangka, ya!
Emma: It is true! Even natural oils in 'clean beauty' products can make your skin freak out.
Emma: Betul! Bahkan minyak alami dalam produk 'clean beauty' pun bisa membuat kulit iritasi parah.
James: One writer said her 'clean' products made her skin freak out. She was really suffering.
James: Ada penulis yang kulitnya malah rusak setelah pakai produk 'clean'. Kasihan sekali ya dia.
Emma: Exactly. To fix it, doctors suggest stopping everything for a while. They call it 'zero therapy.'
Emma: Itulah masalahnya. Untuk penyembuhan, dokter menyarankan berhenti pakai semua produk sementara waktu. Ini disebut 'zero therapy'.
James: Zero therapy? Does that mean I should not use any expensive moisturizer at all?
James: 'Zero therapy'? Berarti pelembap mahal pun tidak boleh dipakai sama sekali?
Emma: Not at first. You should only use a very mild cleanser until the skin heals.
Emma: Awalnya begitu. Sampai kulit membaik, hanya boleh pakai pembersih wajah yang sangat lembut.
James: It feels strange to do nothing. We are always told to buy more bottles for a perfect look.
James: Rasanya agak aneh kalau tidak pakai apa-apa. Kita kan selalu diberi tahu kalau mau kulit sempurna harus beli lebih banyak skincare.
Emma: But healthy skin needs balance. Expensive bottles cannot fix a broken protective barrier.
Emma: Tapi kulit yang sehat itu butuh keseimbangan. Skincare mahal tidak akan bisa memperbaiki skin barrier yang sudah rusak total.
James: So doing less is actually the best way to heal? I need to tell my sister.
James: Jadi intinya, perawatan minimalis justru jadi obat terbaik? Aku harus beri tahu adikku nih.
Emma: Yes, tell her! Sometimes your skin just needs a break from all those active ingredients.
Emma: Iya, harus itu! Kadang kulit kita memang butuh istirahat dari segala macam bahan aktif tersebut.
James: I guess our skin's health is much more important than having a perfect look.
James: Sepertinya kesehatan kulit jauh lebih penting daripada sekadar terlihat sempurna.
Emma: I totally agree. Let's remember that next time we see those small red bumps.
Emma: Setuju sekali. Lain kali kalau melihat bintik merah di area mulut, kita harus ingat tentang fakta ini.

Pelajari berita ini di aplikasi